Pandangan Ulama tentang Al Quran

Aisyah Edward 30 Agustus 2009 jam 14:43 Balas
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah RaheemahuLlah berkata:

“Tujuan Al-Quran diturunkan kepada kami adalah sebagai perenungan bagi kita, harus dianalisis, untuk diingat sebagai penghibur hati kita, untuk diterjemahkan dalam terjemahan terbaik, kita percaya dan pasti juga mematuhi perintah dan menghindari larangan keras semampu kita”.

Kita dapat panen pengetahuan bermanfaat yang membawa kita kepada Allah SWT dari itu pohon-pohon ini dan kebijaksanaan. Baik dari tanaman dan bunga-bunga itu. Al-Quran adalah surat cinta Allah yang membimbing kita segala sesuatu tentang Dia bagi semua orang yang ingin mengenal Dia.

Al-Quran adalah jalan yang diberikan kepada semua orang yang ingin berjalan bersama menuju Dia. Al-Quran adalah cahaya terang dalam kegelapan. Al-Quran adalah rahmat Allah yang diberikan kepada kita untuk kebaikan kita, untuk kebaikan ciptaanNya. Al-Quran juga menghubungkan hamba dengan penciptanya,  Allah SWT, ketika yang lain rusak. Al-Quran adalah gerbang utama Allah di mana kita dapat memasukkinya saat gerbang lain tertutup.

Al-Quran adalah Sebagai siraath Al Mustaqiem (jalan lurus), tidak pernah salah dan tidak pernah membuat opini miring. Al-Quran adalah Adh-Dhikrul Hakeem (pengingat yang bijak). Tidak akan pernah membuat keinginan dan harapan kita hilang dan menjauh. Al-Quran adalah Sebuah Nuzhul Al Kareem (hadiah yang mulia) tidak akan pernah membuat para ulamaa puas membaca keajaiban-keajaibannya, tidak hilang  ayat-ayatnya dan tidak ada yang tidak kompatibel petunjuk-petunjuknya.

Setiap kali kita menguatkan pandangan kita tentang Al-Quran di dalam pikiran dan perenungan kita, maka setiap kali itu juga  kita melihat dalam pemikiran kita dan perenungannya, petunjuk-petunjuk dan pengethuan. Setiap kita menggali isinya maka setiap saat itu juga ia akan bersinar kebijaksanaannya. Al-Quran adalah cahaya mata yang mencahayai kebutaan, menyembuhkan rasa sakit hati dan kekosongan, jiwa bagi hati, hidangan yang lezat yang disajikan kepada  kita  dan taman yang sangat berharga bagi jiwa, juga bimbingan menuju tanah yang damai… “. Ameen

(Dari ‘Ibaadatul Mu’mi, penulis: Amru Khalid)

Harapan kita dapat merasakan apa yang para ulama rasakan dan mengikuti jalan mereka … Ameen

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: