Mulai saat ini, mintalah….

Untuk anggota Quranic Enlightenment

Nur Arif Hidayatmo 02 Desember 2009 jam 20:03

Sudah berminggu-minggu aku meninggalkan Quranic Enlightenment, dan entah kapan aku bisa kembali lagi. Tidak ada niatan, dan tidak ada keinginan sama sekali untuk mengisi forum ini lagi….

Sampai tadi sore, sesuatu yang dikehendaki Allah terjadi.

Seorang teman bercerita, bahwa ada seseorang yang ikut membaca tulisanku dan tulisan itu ikut MENEMANINYA melewati hari-harinya yang TIDAK CUKUP MUDAH. Ibunya terkena kanker!!!

Aku tercenung. “Benarkah?”

Temanku mengangguk.

Hatiku diselimuti perasaan bersalah. Mungkinkah selama ini ia terus menunggu dan menunggu tulisan-tulisan selanjutnya di Quranic Enlightenment yang menurutnya bisa membantunya survive?

Kepada temanku aku bilang,

“Apa artinya cahaya bulan bila disandingkan dengan sinar matahari? Lalu dimana posisi bintang-bintang bila ia harus disejajarkan dengan indahnya bulan dan terangnya matahari? Aku sendiri bukanlah bintang-bintang, atau bulan, apalagi matahari. Cahaya yang diperlukan orang-orang untuk menuntun langkah mereka sudah cukup disediakan oleh Allah di dalam fatwa-fatwa ulama. Aku bukanlah ulama. Aku tidak mengerti apapun!”

Temanku hanya terdiam, lalu ia menjawab,

“Allah memberikan hikmah kepada siapa yang Ia Kehendaki….”

****

Lewat temanku itulah aku mencoba menulis lagi.

Tulisan ini KHUSUS untuk seseorang yang sedang melewati hari-harinya yang tidak cukup mudah karena ibunya terkena kanker.

MULAI SAAT INI, MINTALAH…..

Bila dokter-dokter, obat-obatan, dan rumah sakit-rumah sakit sudah tidak bisa memberikan harapan-harapan lagi, MULAI SAAT INI, MINTALAH HANYA KEPADA ALLAH!

Saat itu Nabi Sulaiman meminta kepada Allah sebuah permintaan yang mustahil. Ia meminta sebuah kerajaan yang tidak bisa dimiliki oleh orang setelahnya. Apakah permintaan itu dikabulkan Allah?

Dalam situs-situs sejarah, semua itu membuktikan bahwa permintaan Nabi Sulaiman BENAR-BENAR DIKABULKAN ALLAH!

Mungkinkah orang tua yang sudah renta dan istrinya juga yang sama rentanya dan istrinya divonis mandul, bila mereka berdoa meminta dikaruniai kehamilan, doa-doa mereka akan dikabulkan Allah? BUKANKAH ITU MUSTAHIL?

TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI ALLAH!

Zakariya dan istrinya yang sudah sangat tua dan mandul ternyata dikaruniai kehamilan dan lahirlah Yahya!

Bukankah kanker, tumor, atau apapun itu, adalah VONIS-VONIS yang penuh dengan KEMUSTAHILAN untuk sembuh? Apa bedanya dengan kemustahilan doa-doa Sulaiman dan Zakariya? Allah pernah mengabulkan doa-doa yang menurut kita tidak mungkin dikabulkan itu kepada mereka di zaman dahulu, maka di zaman sekarang pun mekanisme itu masih disediakan Allah.

Bila semua pintu tertutup, semua gerbang pertolongan sudah terkunci rapat, dan semua pakar dan ahli sudah mengangkat tangan, MALAM-MALAM YANG GELAP GULITA ITU MENYIMPAN HARAPAN-HARAPAN TERBESAR KITA!!!

BANGUNLAH PADA SEPERTIGA AKHIR MALAM! GOSOK GIGI, BERWUDHULAH, LALU MULAILAH MEMBANGUN HARAPAN!

Kerjakan dua rakaat sebagai pembuka. Lalu kerjakan shalat 8 rakaat. Kerjakan dua-dua, atau empat-empat. Lalu tutuplah dengan 3 rakaat witir.

Setelah itu MEMINTALAH! Apakah kanker itu akan disembuhkan Allah dengan hanya berdoa?

Allah sendiri yang berjanji kepada siapa yang bangun pada sepertiga akhir malam:
”ADAKAH SESEORANG YANG MEMINTA KEPADAKU MAKA AKAN AKU BERIKAN APA YANG DIA MINTA. ADAKAH ORANG YANG MEMINTA AMPUN KEPADAKU MAKA AKAN AKU AMPUNI DIA. ADAKAH ORANG YANG BERDOA KEPADAKU LALU AKAN AKU KABULKAN DOANYA.”

MINTALAH KEPADA ALLAH! Ucapkan pujian kepada Allah, bershalawatlah kepada Nabi Muhammmad, beristighfarlah dan mohonlah ampun, setelah itu, berdoalah. Dan jangan berhenti berdoa sebelum permintaan kita itu dikabulkan Allah!

****

Alkisah, semasa Nabi Sulaiman, kerajaanya terkena musibah kemarau. ia menyuruh seluruh penduduk untuk pergi ke tanah lapang untuk shalat Istisqa (minta hujan). Tapi begitu hampir mendekati tanah lapang, Nabi Sulaiman berhenti. Ia memerintahkan seluruh penduduknya untuk pulang. Kenapa?

Ternyata pada saat hampir mendekati tanah lapang, Sulaiman melihat ada seekor semut sedang mengangkat kaki depannya, seolah dia sedang mengangkat tangannya untuk berdoa. dan ternyata semut itu memang sedang berdoa. Dan Sulaiman mendengar suaranya. Rupanya semut itu sedang meminta hujan kepada Allah. Dan Allah mengabulkan doa semut itu, karena ternyata ketika seluruh penduduk pulang ke rumahnya masing-masing, hujan yang deras yang turun membawa rahmat BENAR-BENAR diturunkan Allah!!!

  1. good article…bravo !!
    http://mobil88.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: