Doa-doa mereka telah dikabulkan. Kini giliran kita berdoa…. (bag. Ke-1)

Inilah yang diminta oleh Nabi Sulaiman:

Ia berkata: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (Quran Surat Shaad: 35)

Nabi Zakaria yang sudah renta meminta keturunan:

“Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik. (Quran Surat Al Anbiyaa’: 89)

“Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (Quran Surat Ali Imran: 38)

Nabi Ayub yang terkena penyakit, ia meminta kesembuhan:

“Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (Quran Surat Al Anbiyaa’: 83)

Nabi Musa meminta rahmat Allah:

“Musa berdoa: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.” (Quran Surat Al A’raaf: 151)

Istri Imraan meminta seorang anak yang soleh dan berkhidmat di Baitul Maqdis:

“(Ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Quran Surat Ali Imran: 35)

Doa-doa mereka telah DIKABULKAN ALLAH. Mungkin karena memang mereka adalah Nabi. Tapi lihatlah, ada DOA istri Imran, sedangkan dia bukan seorang Nabi.

Doa-doa mereka dikabulkan Allah bukan hanya lantaran mereka adalah para Nabi. BACALAH kembali doa-doa di atas dan lihatlah KALIMAT-KALIMAT AKHIR dari doa-doa mereka.

Doa-doa mereka dikabulkan Allah karena mereka MEMINTA APA YANG MEREKA INGINKAN lalu MENUTUP DAN MENGAKHIRI doanya dengan menyebut Asmaaul Husna. Dan itulah salah satu sebab sebuah doa akan dikabulkan Allah!

Sulaiman mengatakan di akhir doanya, “…sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”

Zakaria mengatakan di akhir doanya, “…Engkaulah Waris Yang Paling Baik.” Serta, “ … Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”

Ayub mengatakan di akhir doanya, “…Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”

Musa mengatakan di akhir doanya, “…Engkau adalah Maha Penyayang di antara para penyayang.”

Dan Istri Imran berkata dalam nadzarnya. “Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Allah yang MENYURUH kita pada saat kita MEMINTA dan BERDOA, kita disuruh untuk menyebut ASMAAUL HUSNA.

“Hanya milik Allah asmaa-ul husna, MAKA BERMOHONLAH KEPADA-NYA DENGAN MENYEBUT ASMAA-UL HUSNA ITU dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Quran Surat Al A’raaf: 180)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: