Seperti Dunia yang Tidak Kekal, Kesedihan pun Tidak Ada yang Abadi

Untuk anggota Quranic Enlightenment

Nur Arif Hidayatmo 14 Januari jam 6:47

terima kasih…tulisan2 di Quranic Enlightenment membuat saya bangkit dr keterpurukan, sudah hampir 3bln ini saya merasa kehilangan semangat. karna usaha saya sdg mengalami mslh. Uang modal saya hbs, macet di luar. Utang saya byk…tp berkat sy membaca tulisan2 Quranic Enlightenment, SY YAKIN KALAU ALLAH SWT TDK AKAN MEMBERI COBAAN DI LUAR BATAS KEMAMPUAN SAYA. Saya yakin kalau Allah Swt selalu bersama saya,.. Amiin

Itu adalah salah satu respon lagi dari pembaca Quranic Enlightenment yang masuk ke inbox facebook kami. Kepada Allah kami bersyukur dan berterima kasih bila tulisan-tulisan kami BISA MEMBERI ARTI bagi kehidupan siapa pun.

“Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. DAN BARANGSIAPA YANG MEMELIHARA KEHIDUPAN SEORANG MANUSIA, MAKA SEOLAH-OLAH DIA TELAH MEMELIHARA KEHIDUPAN MANUSIA SEMUANYA. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.” (Al Maidah: 32)

Mungkin hampir semua orang pernah mengalami musibah atau UJIAN HIDUP YANG SANGAT PAHIT, yang hampir-hampir membuat mereka memilih bahwa MATI itu jauh lebih baik daripada harus mengalami penderitaan itu.

Padahal MATI adalah urusan Allah. Kita tidak boleh melakukan apapun untuk mengusahakan kematian. Yang harus kita semua lakukan hanyalah bertahan. Terima semua rasa sakit itu. Ucapkanlah,

“Kami adalah MILIK Allah, dan pada suatu saat nanti kami pasti akan KEMBALI kepada Allah (Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun).”

Kemudian sambunglah dengan ucapan berikut,

“Anugerahilah pahala dari musibah yang sedang kami alami ini, dan gantilah ia dengan ganti yang lebih baik.”

Sebenarnya yang kami inginkan kepada pembaca Quranic Enlightenment di atas, hendaknya beliau bukan hanya sampai pada titik pemahaman bahwa Allah tidak akan mungkin menguji di luar batas kemampuan seseorang, tepi lebih daripada itu.

Kami selalu mengajak kepada siapapun yang membaca tulisan-tulisan kami, apapun musibah yang sedang dialami, mulailah untuk mengambil air wudhu. CARI PERTOLONGAN ALLAH DIANTARA SHALAT-SHALAT YANG BANYAK. Dan yang paling kami anjurkan, bangunlah pada sepertiga akhir malam. Karena sudah banyak sekali orang yang mendapatkan apa yang mereka minta, pada sepertiga akhir malam itu.

Anda mengalami kesedihan, wudhulah, lalu kerjakan shalat dua rakaat dengan sempurna. Anda sedang cemas, kerjakanlah dua rakaat. Anda ketakutan dengan masa lalu anda yang buruk, kerjakanlah dua rakaat. Anda teringat dengan dosa-dosa, bangunlah lalu kerjakanlah dua rakaat. Anda sedang mengharapkan sesuatu, kerjakanlah dua rakaat. Setiap kali kita gundah, larilah kepada Allah dengan rakaat-rakaat yang ringan seperti itu. Dan jadikanlah itu sebagai kebiasaan sampai kita meninggal dunia. Milikilah KETERGANTUNGAN yang sangat besar kepada Allah.

Pertanyaan:
Apakah ada ibadah yang bisa mendatangkan uang untuk modal? Atau uang yang bisa dipakai untuk menutup hutang?

Setiap kita mengerjakan shalat atau membaca Al Quran, atau tahajjud, atau dhuha, atau shalat Taubat, atau shalat Hajat, atau sedekah, katakanlah:

“Ya Rabb, ibadah-ibadah ini untukMu. Terimalah.” Dan setelah ibadah-ibadah itu selesai, angkat telapak tangan kita lalu MEMINTALAH, apapun yang anda ingin minta kepada Allah.

Banyak sekali orang yang berpikiran bahwa Allah hanya bisa mengabulkan permintaan-permintaan tentang akhirat saja. Adapun permintaan semisal uang, atau mobil, atau rumah, tidak ada yang pernah kejadian.

Sebenarnya bukan tidak pernah kejadian, tapi mungkin orang itu saja yang tidak pernah melihat atau mendengar dimana orang berhasil mendapatkan motor atau rumah dengan doa-doa mereka. Atau orang itu mungkin belum pernah membaca seseorang yang memiliki sekian banyak perusahaan yang dibangunnya dengan shalat tahajjud. Dan itu nyata!!!

Mudah-mudahan ibadah berikut bisa mendatangkan uang dengan berlipat ganda, :

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), MAKA ALLAH AKAN MEPERLIPAT GANDAKAN pembayaran kepadanya dengan LIPAT GANDA YANG BANYAK. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.”(Al Baqarah: 245)

Uang kita ingin berlipat dari jumlah yang sekarang ada? Ambil uang itu, berikan kepada mereka yang sedang berada di jalan Allah. Berikan kepada mereka yang akan berangkat haji, atau umrah, atau dalam jihad fi sabilillah, atau anak-anak yang sedang menghafalkan Al Quran, atau orang-orang yang kelaparan, atau anak-anak yatim-piatu, atau berikanlah kepada ayah-ibu kita. Berapa uang yang sedang kita butuhkan? Setelah uang-uang itu diberikan, berdoalah! Katakanlah, “Ya Allah, uang ini aku pinjamkan kepadaMu.” Lalu tunggulah….

SIAPAKAH YANG MAU MEMINJAMKAN KEPADA ALLAH PINJAMAN YANG BAIK, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. (Al Hadiid: 11)

Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul- Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan MEMINJAMKAN KEPADA ALLAH PINJAMAN YANG BAIK, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (Al Hadiid: 18)

JIKA KAMU MEMINJAMKAN KEPADA ALLAH PINJAMAN YANG BAIK, niscaya Allah melipat gandakan balasannya kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun. (At Taghabun: 17)

Allah memusnahkan riba dan MENYUBURKAN SEDEKAH. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (Al Baqarah: 276)

Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka, MEREKA ITU BERSEGERA UNTUK MENDAPAT KEBAIKAN-KEBAIKAN, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. (Al Mu’minuun: 60-61)

Cari, ambil dan kumpulkan apa-apa yang saat ini ada di rumah. Uangkan apa yang bisa diuangkan. Berikan uang itu kepada ayah-ibu. Niatkanlah untuk sedekah. Berkelilinglah di sekitar tempat tinggal kita, cari orang-orang yang kelaparan, berikan uang itu untuk mereka. Katakanlah, “Ya Allah, terimalah…”

Atau gunakan cara Ust. Yusuf Mansur:

Berapa uang yang sedang dibutuhkan? Misal 100 juta. Maka YANG HARUS KITA SEDEKAHKAN dari uang yang saat ini ada di tangan kita adalah 10% nya, agar kita bisa mendapatkan uang 100 juta dari Sisi Allah. Lepaskan uang itu, berikan dengan ikhlas kepada Allah. Bagi-bagikan kepada mereka yang kekurangan. Kumpulkan aset yang saat ini ada, uangkan. Sampai 10 juta?

Bila tidak sampai 10 juta, ambil lagi 10% dari 10 juta = 1 juta. Uang 1 juta yang ada di tangan, lepaskan. Sedekahkan. Karena nanti akan datang uang sebanyak 10 juta. Bila uang 10 juta itu sudah datang, jangan dipakai. Tapi lepas lagi. Sedekahkan lagi. Karena setelah melepas uang 10 juta, insya Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah sebanyak 100 juta. Baru setelah 100 juta itu ada di tangan, pakailah untuk menutup hutang atau gunakan sebagai modal. Wallahu a’lam.

“Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.” (Bukhori dan Muslim)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: