Dhuha-mu adalah Dhuha yang diberkahi

Untuk anggota Quranic Enlightenment
Nur Arif Hidayatmo 25 Januari jam 8:24

Pertemuan yang lalu, kita sudah sedikit membahas tema SEDEKAH.

Tapi tahukah kita, bahwa dalam 1 hari kita dianjurkan oleh Nabi Saw untuk MENYEDEKAHI setiap 1 ruas tulang yang kita miliki.

Bila kita mampu untuk setiap 1 ruas tulang yang kita miliki SEDEKAHNYA adalah seribu rupiah, maka setiap hari kita harus mengeluarkan uang untuk DISEDEKAHKAN kepada mereka yang membutuhkan sebanyak 1000 X 360 ruas tulang yang kita miliki.

“Hendaklah masing-masing kamu SETIAP PAGI BERSEDEKAH untuk SETIAP RUAS TULANG BADANNYA. Maka setiap kali bacaan TASBIH adalah sedekah. Setiap kali bacaan TAHMID adalah sedekah. Setiap kali bacaan TAHLIL adalah sedekah. Setiap kali bacaan TAKBIR adalah sedekah. MENYURUH KEBAIKAN adalah sedekah. MELARANG KEBURUKAN adalah sedekah.

Dan ganti dari semua itu, CUKUPLAH MENGERJAKAN 2 RAKAAT SHALAT DHUHA.” (DALAM RIWAYAT Ahmad, Muslim, dan Abu Daud)

Suatu hari aku bertamu ke rumah seseorang yang sudah tua. Rumahnya bagus. Terletak di pusat kota. Karirnya di sebuah departemen adalah karir yang bagus pula. Tapi tahukah kita, pakaian yang dimilikinya hanya 2 pasang!!!

Istrinya bercerita bahwa suaminya itu telah MENYEDEKAHKAN apa-apa yang dicintainya kepada orang-orang. Pakaian-pakaiannya yang bagus-bagus, yang sangat ia sukai, juga telah ia sedekahkan. Setiap bulan, jatah pensiunannya pun begitu ia mengambilnya dari Bank, ia lepas.

Suatu sore beliau marah kepadaku. Marah lantaran aku tidak mau meminum air yang disuguhkannya. Beliau berkata,

“Air ini beda, meskipun sama-sama dari Perusahaan Air Minum. Air ini berbeda dari yang lain karena air ini telah disedekahi.”

Rupanya tidak hanya pakaian atau gaji pensiunan yang ia lepas untuk SEDEKAH, TAPI AIR yang ada di rumahnya pun telah beliau ambil lalu beliau antar kepada yang membutuhkan agar air yang ada di rumahnya menjadi berkah!!!

Seorang Sahabat Nabi pernah bertanya, “Siapa yang kuat melaksanakan itu (bersedekah untuk setiap ruas tulang) ya Rasulullah?”

Nabi pun menjawab, “ FA IN LAM YAQDIR FARAK’ATAA AD DHUHAA TUJZI’U ‘ANKA (SEKIRANYA KAMU TIDAK MAMPU, CUKUPLAH DIGANTI DENGAN 2 RAKAAT DHUHA).

Kini bayangkanlah, bila ada jutaan orang yang setiap pagi mengerjakan Dhuha, maka akan mudah sekali kita menemukan orang-orang yang diberkahi Allah. itu disebabkan, badan mereka sendiri telah mereka sedekahi, sebagai sedekah yang mereka berikan kepada Allah.

Benarkah segala apa yang kita sedekahi, akan selalu membawa keberkahan?

Ada sebuah riwayat, dahulu kala ada seorang ibu yang fakir yang memiliki seorang bayi. Bayi itu sedang tertidur. Di tangan ibu itu hanya ada sepotong roti. Saat itu adalah musim kelaparan.

Melihat bayinya sedang tertidur, ibu itu baru berani memakan roti itu.

Saat secuil roti itu baru saja tertelan, tiba-tiba ada seorang peminta-minta, yang juga sedang sangat kelaparan, menghiba, dan menengadahkan tangannya kepada ibu itu agar roti sudi untuk diberikan kepadanya.

Tidak tega melihat rasa lapar yang sedang dialami peminta-minta itu, ibu itu memberikan rotinya. Lalu peminta-minta itu pun pergi.

Ibu itu mencari lagi apa yang bisa ia makan dan pergi meninggalkan bayinya.

Saat ditinggal sendirian, ada srigala yang mendekati bayi itu, diterkam lalu digondol.

Tapi Allah tidak tinggal diam. Allah Utus malaikat untuk menyelamatkan bayi itu dari mulut srigala, dan diantarnya kepada ibu tadi.

Malaikat itu berkata, “RIDHA-KAH KAMU SEPOTONG (roti yang kamu berikan kepada peminta-minta, balasannya) DENGAN SEPOTONG (daging dari bayi ini)?”

Betapa sering kita MENGANGGAP REMEH sebuah kebaikan. Padahal setengah butir kurma yang kita SEDEKAHKAN, itu bisa cukup untukMELINDUNGI DIRI KITA DARI API NERAKA.

“Siapa yang sanggup menjaga dirinya dari api neraka, hendaklah ia BERSEDEKAH, walau hanya dengan sebelah buah kurma…” (dalam riwayat Ahmad dan Muslim)

Kerjakanlah Dhuha, mudah-mudahan itu cukup untuk SEDEKAH kita pada pagi hari ini….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: