Benang Merah Antara Islam dan Shirat Al Mustaqim

Ukhtina Fillah 07 Maret jam 19:09 Reply

Shirat Al-Mustaqim adalah jalan yang lurus,yang jelas dan tidak berliku.dapat diartikan pula;
-Mengikuti tuntunan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala dan Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam.
-Kitab Alloh,sebagaimana diriwayatkan dari Ali Rodhiyallohu ‘Anhu,bahwa Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda;
“Shirathal Mutaqim adalah Kitabulloh”.
-Agama Islam.
(Ibnu Katsir Rahimahulloh).

“Sesungguhnya Alloh adalah Tuhanku dan Tuhanmu,karena itu sembahlah Dia,inilah jalan yang lurus”[QS.Ali ‘Imron(3):51]

BENANG MERAH antara ISLAM dan SHIRAT AL-MUSTAQIM(jalan yang lurus) itu adalah sama-sama mengantar manusia kepada tujuan yang hendak dicapai dan menyelamatkannya dari kesesatan.

Orang yang berjalan di atas jalan yang benar dapat dengan mudah mencapai tujuannya,sebaliknya orang yang tidak mengetahui jalan yang benar hidupnya terombang-ambing,berjalan kesana-kemari,dan sering larut dalam kesalahan ,yang halal dan yang harampun kadang dianggap sebagai dua hal yang sama.na’udzubillah

Abu Dzar Al-Ghifari menerangkan bahwa Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda;
“Sesungguhnya Alloh berfirman,’…Wahai hamba-Ku,kamu semuanya tersesat,kecuali yang Kuberi petunjuk.Oleh karena itu,mintalah petunjuk kepada-Ku,niscaya Aku memberikannya kepadamu”[HR,Muslim].

Hidayah(petunjuk) Alloh itu sungguh sangat mahal,maka beruntunglah barang siapa yang telah mendapatkannya.
“Mereka itulah yang tetap mendapat petujuk dari Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yang beruntung”[QS.Al-Baqarah(2):5].

mereka yang mendapat petunjuk dan beruntung dalam ayat ini adalah orang-orang yang mendapat ridho Alloh Subhanahu Wa Ta’ala sesudah berusaha melaksanakan poin-poin sebagai mana tersebut dalam dua ayat sebelumnya[QS.Al-Baqarah(2):3-4],mereka berbahagia dan beruntung di dunia dan di akhirat.

Di dunia ini,kita tidak lebih dari seorang pengembara di negeri asing.Asal kita dari tanah dan akan kembali menjadi tanah,atas izin Alloh.
Pada saatnya nanti kita akan pulang ke kampung akhirat,dan untuk pulang ke sana kita harus tahu jalan yang benar dan membawa bekal,dan mempersiapkan bekal itupun tak cukup sehari,sebulan atau setahun,tapi sepanjang hidup kita didunia ini.

Sebagai seorang mu’min,kita sungguh beruntung.Sekurang-kurangnya 17 kali dalam sehari semalam dalam sholat fardhu(apalagi jika ditambah yang sunnah).kita bisa memohon kepada Alloh,agar diberi petunjuk untuk menempuh jalan yang benar.
Rosululloh bersabda bahwa Alloh Subhanahu Wa Ta’ala berfirman;
“…Ini yang diantara-Ku dengan hamba-Ku dan terserah pada hamba-Ku apa yang ia minta,jika membaca
(IHDINASHSHIRAATHAL MUSTAQIM,SHIRAATHALADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHOIRIL MAGHDZU BI ‘ALAIHIM WALADHDHOOLIIN)
JAWAB Alloh,itu semua Aku berikan kepada hamba-Ku dan terserah kepada hamba-Ku apa yang akan ia minta'[HR.Muslim].

Kebahagiaan orang yang senantiasa berjalan diatas Shirat Al-Mustaqim adalah dia selalu merasa tenang dengan akhir yang baik dari setiap permasalahan yang dia hadapi,dan dia juga merasa yakin bahwa tempat kembalinya adalah tempat yang baik.

Sebaik-baik kebahagiaan dan keberuntungan,hanya dapat diperoleh dari transaksi dengan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala;
“Hai orang-orang yang beriman,sukakah kamu Aku tunjukan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab yang pedi.( yaitu)kamu beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya.dan berjihad di jalan Alloh dengan harta dan jiwamu”[QS.Ash-Shaf(61):10-11].

Laa Hawla Walaa Quwwata illaa Billah

  1. maaf mas, kalau kita liat Qs.Ali-Imran : 51
    shiratal mustaqim bukan “kitabullah”, tapi “beribadah Atau mengabdi keepada Allah”, sama seperti pada Qs. Yaasin: 61 bahawa, siratal mustaqim itu “beribadah atau mengabdi kepada Allah”.
    Nah, bagaiman cara berjalan di atas siratal mustaqim..? yaitu dengan cara berpegang teguh pada Al-Qur’an, di jelaskan dalam surat Az-Zukhruf: 43.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: