Mengetahui Jalan-Jalan yang Sesat,agar Tidak Tersesat

Ukhtina Fillah 14 Maret jam 19:58 Reply
Ketika seseorang menyimpang dari petunjuk Alloh Subhanahu Wa Ta’ala,maka dia akan membawa konsekuensi yang harus dibayar mahal baik dalam hidupnya di dunia maupun kelak di akhirat.
Dan syetan la’natulloh tidak pernah bosan untuk menggoda manusia dan menyesatkannya dari jalan yang lurus(dinul islam).

Muhammad “Isa Dawud(penulis dan juga da”i,yang pernah menjabat sebagai penasihat bidang informasi khusus untuk ketua pusat informasi di Makkah Al-Mukarramah) menyebutkan bahwa jalan-jalan yang digunakan oleh syetan untuk menyesatkan manusia diantaranya adalah;
1.Godaan(An-Nazgh),
yakni was-was yang berbahaya yang kadang mengantar seseorang pada keraguan dan kerusakan aqidah.karena itu Alloh Subhanahu Wa Ta’ala memperingatkan dalam firman-Nya[QS.Al-A’raaf(7):200].
2.Bisikan syetan(Al-Hamaz),
yakni penguasaan syetan atas diri manusia dengan membuatnya tidak sadar.Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam menjelaskan bahwa godaan tersebut adalah “sesuatu yang mematikan yang dapat menimpa anak adam”,yakni kondisi kesurupan saat jin masuk dalam diri seseorang.terhadap hal ini Alloh Subhanahu Wa Ta’ala memperingatkan dalam firman-Nya[QS.Al-Mu’minun:97-98].
3.Tiupan(An-Nafkh),
yakni takabur dan pongah,serta menyombongkan diri dari makhluk-makhluk Alloh lainnya.
dalam suatu riwayat ,para sahabat bertanya kepada Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam,”Ya Rosululloh,apa yang dimaksud dengan bisikan,hembusan,dan tiupan syetan?”,beliau menjawab,”yang dimaksud bisikan ialah sesuatu yang mematikan,yang bisa menimpa seseorang.Sedang tiupannya adalah takabur,dan hembusannya adalah syair”[HR.Ahmad]
4.Hembusan(An-Nafts),
yaitu syair yang buruk atau ucapan-ucapan kotor yang biasa digunakan para sastrawan untuk membangkitkan naluri(birahi) dan bukan menonjolkan keindahan isi syairnya.
5.Kehadiran syetan(Al-Hudhuur),
yakni hadirnya syetan di rumah-rumah yang dapat menghilangkan berkah dan menyebabkan malaikat tidak mau datang.Lazimnya terjadi karena adanya perbuatan yang bertentangan dengan syari’at Alloh,dan hal-hal sejenis yang biasanya dilakukan di bawah selubung modernisasi.Seperti,memajang patung,minum kamr,pesta dansa dll.
6.Sentuhan syetan(Al-Mass),
yakni bisikan syetan yang sampai pada tingkat sangat berbahaya,dengan cara yang amat buruk.misalnya jin mengeram dalam rahim seorang wanita dan menyetubuhinya.tentang hal ini Alloh berfirman dalam[QS.Al-Baqarah(2):275].
7.Kesenangan jin atau syetan(Al-Istimta’),
yakni sesuatu yang telah dijelaskan Aloh dalam firman-Nya [QS.Al-An’am(6):128],contohnya adalah para dukun(kahin) yang mendatangkan syetan,mereka saling mendapat kesenangan.namun sebenarnya para dukun tersebut sangat dirugikan.
8.Was-was(Al-Waswasah),
yaitu pendamping(qaarin) atau teman jahat manusia,biasanya jika syetan tidak mendapat izin dari manusia(hingga orang tersebut berbuat maksiat),dia mendatangi pendamping jahatnya,karena dia adalah pelaksana yang baik untuk membujuk manusia yang sedang berada dalam kebenaran.terhadap hal ini Alloh berfirman[QS.Al-An’am(6):121]
9.Hasutan(Al-‘Uzz],
sebagaimana disebutkan dalam firman Alloh[QS.Maryam(19):83],bahwa syetan menghasut orang-orang kafir,mereka mengobarkan rasa benci terhadap islam dan kaum muslimin dan menimbulkan berbagai mafsadah(kerusakan).
10.Turunnya syetan(At-Tanazzul),
jika hal ini terjadi pada orang kafir ,maka itu sudah biasa.Tapi dalam kaitannya dengan seorang mu’min ,hal itu terjadi saat dia lalai dalam menjaga agamanya,senang berbuat kebohongan,atau mengucap kalimat yang mendorong terjadinya kekafiran.
Alloh memperingatkan dalam firman-Nya[QS.Asy-Syu’ara'(26):221-222].
11.Mengobarkan nafsu syahwat(Al-Istihwa’),
yaitu pengaruh syetan dalam diri manusia,yang ,mendorongnya memperturutkan nafsu dan syahwatnya.dalam hal ini Alloh berfirman[QS.Al-An’am(6):71].
12.Lupa(Ath-Tha’if),
yaitu sejenis was-was yang gelap dan menyihir.Semisal tiba-tiba saja seseorang ingin berbuat buruk,atau lupa jumlah raka’at shalat.
tentang hal ini Alloh berfirman[QS.Al-A’raaf(7):201].

Setiap keburukan selalu berhubungan dengan syetan dengan berbagai tipu dayanya.Maka jalan terbaik untuk menyelamatkan diri dari jalan-jalan sesat syetan adalah memohon perlindungan dan petunjuk kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala agar ditunjukan kepada jalan lurus-Nya,kemudian berjalan di atasnya sesuai aturan yang telah ditentukan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala dan yang telah dicontohkan oleh Rosul-Nya.

“Untuk tiap-tiap ummat di antara kamu,Kami berikan aturan dan jalan yang terang..”[QS.Al-Maidah(5):48].
“..Kemudian apabila kalian berlainan pendapat tentang sesuatu ,maka kembalikanlah kepada Alloh dan Rosul-Nya jika kamu beriman kepada Alloh dan hari kemudian..”[QS.An-Nisaa'(4):59].
Laa hawla walaa quwwata illaa billaah

    • thetawvic
    • Maret 15th, 2010

    ijin copas buat rekan2 dikantor ya gan… bagus artikelnya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: